Bea Cukai Bengkalis Bersinergi dengan Stakeholder dan Pengguna Jasa Menyusun Standar Layanan
Di publish pada 05-05-2026 18:26:23
Bengkalis, 23 Juli 2026 – Upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan sinergi di wilayah perbatasan kembali dilakukan oleh Kantor Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (TMP) C Bengkalis melalui gelaran Forum Konsultasi Publik sekaligus soft launching aplikasi Sinonamuda 2.0 (Sistem Non Angkutan Multimoda) pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis Bea Cukai Bengkalis dalam menyerap aspirasi pemangku kepentingan serta menghadirkan transparansi dan kemudahan layanan bagi para pelaku usaha maupun masyarakat di wilayah perbatasan.
Kepala Kantor Bea dan Cukai Bengkalis, Novryansyah, menegaskan pentingnya evaluasi dan pembenahan berkelanjutan (continuous improvement) dan mengharapkan forum ini menjadi wadah penting untuk perbaikan pelayanan secara berkelanjutan di kawasan terluar Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai, Dian Eka Saputra, memaparkan 15 standar layanan kepabeanan yang tersedia, dengan lima layanan utama yang paling intensif dimanfaatkan masyarakat Bengkalis. Layanan dominan tersebut mencakup pendaftaran International Mobile Equipment Identity (IMEI)—terutama bagi warga yang membawa ponsel dari Malaysia—serta perizinan muat-bongkar barang ekspor/impor dan penimbunan di luar kawasan pabean.
Sinergi lintas instansi ini turut dihadiri oleh jajaran Kantor Imigrasi, Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, Dinas Perhubungan, hingga pelaku usaha ekspor-impor dari Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kepulauan Meranti. Merespons kolaborasi tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bengkalis, Zulpan, menyampaikan usulan strategis berupa penambahan enam pelabuhan pintu masuk barang impor yang tersebar di Pulau Bengkalis, Kecamatan Bukit Batu, dan Kecamatan Rupat demi memperlancar arus logistik dan memicu pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui peluncuran aplikasi Sinonamuda 2.0 dan penguatan dialog publik ini, Bea Cukai Bengkalis optimistis dapat mewujudkan pelayanan kepabeanan yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel. Langkah transformatif ini diharapkan tidak hanya memperkuat kolaborasi antarinstansi di wilayah perbatasan, tetapi juga menjadi dorongan nyata dalam mendukung kelancaran perdagangan, mendorong efisiensi arus barang dan iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Bengkalis serta Kabupaten Kepulauan Meranti.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses